pria per kasa

Lagi – lagi pagi datang mengawali hari

Mentari bersinar kemerahan penuh kehangatan

Tapi sebelum itu pria tua itu telah berdiri

Menatap bukit dimana mentari akan terbit

Pria tua itu kurus dan bungkuk

Tubuhnya mengisyaratkan dia tidak berdaya

Tapi coba kau tatap matanya

Mata yang penuh api semangat perjuangan

Perjuangan yang terasa mustahil di mata kita

Mutlak menggerakkan hati kita

Bahkan menyayat hati kita

Tapi itupun bila kau memang punya hati ?

Dia berjalan perlahan ke puncak bukit

Walau perlahan tapi penuh keyakinan, teman..

Menggenggam kuat senjata di pundaknya

Senjata untuk melawan kekejian kehidupan

Setelah sampai di punca bukit perjuangannya

Terlihat lahan yang luas dan basah

Tanah yang mengandung air pengharapan dan kehidupan

Tempat dia menggali dan menumbuhkan butir emas

Emas yang memberi dia sesuap nasi

Tapi memberi kita tenaga dan nafas kehidupan

Kehidupan yangsering membuat kita lupa

Lupa akan orang yang memperjuangkan hidup kita

Pria perkasa yang tidak butuh belas kasihmu

Tidak juga butuh omong kosongmu

Apalagi agar kau mencangkul untuknya

Pikirkanlah apa yang dia butuhkan, Teman…

I am a person who has an inters in art, writing, technology and social activities. I concern to make some artwork, design an ads and illustration, take a photos, and etc. In writing, i like to write event reports, blog feeds, articles, reviews, content writing and some news features. In technology, i like to combine art and technology like making program, website, animation and other projects. In social activities, i like to analyze the social issue by looking at the phenomenon around, and contribute something useful to society. I can learn fast and I have good communication skills for promotional needs or presentations and can work individually or teamwork. During college, I joined several organizations, committees and communities in the social, environmental and art fields. I always wanted to keep challenging myself and looking for something new so I could develop my passion and my skills to become a more creative and productive person.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

pria per kasa

Lagi – lagi pagi datang mengawali hari

Mentari bersinar kemerahan penuh kehangatan

Tapi sebelum itu pria tua itu telah berdiri

Menatap bukit dimana mentari akan terbit

Pria tua itu kurus dan bungkuk

Tubuhnya mengisyaratkan dia tidak berdaya

Tapi coba kau tatap matanya

Mata yang penuh api semangat perjuangan

Perjuangan yang terasa mustahil di mata kita

Mutlak menggerakkan hati kita

Bahkan menyayat hati kita

Tapi itupun bila kau memang punya hati ?

Dia berjalan perlahan ke puncak bukit

Walau perlahan tapi penuh keyakinan, teman..

Menggenggam kuat senjata di pundaknya

Senjata untuk melawan kekejian kehidupan

Setelah sampai di punca bukit perjuangannya

Terlihat lahan yang luas dan basah

Tanah yang mengandung air pengharapan dan kehidupan

Tempat dia menggali dan menumbuhkan butir emas

Emas yang memberi dia sesuap nasi

Tapi memberi kita tenaga dan nafas kehidupan

Kehidupan yangsering membuat kita lupa

Lupa akan orang yang memperjuangkan hidup kita

Pria perkasa yang tidak butuh belas kasihmu

Tidak juga butuh omong kosongmu

Apalagi agar kau mencangkul untuknya

Pikirkanlah apa yang dia butuhkan, Teman…