PERCALAH TUHAN PASTI MEMBANTUMU


Terkadang mungkin dengan kondisi iman gw dan kamu yang masih lemah, kita suka ng’grutu sama Tuhan “Tuhan.. aku nggak pernah nglakuin dosa kayak mereka, tapi hidup mereka kok lancar banget Tuhan, sedangkan hidupku banyak halangannya, kenapa Tuhan.?”, atau kalo lagi galau akut level 10, kita suka bilang : “Tuhan Kau lihat aku selakamu berusaha menjadi baik, berusaha taat, tapi kenapa semua mimpiku sulit terwujud Tuhan..! aku benci hidup yang kau berikan…!”.
Yah.., memahami hidup itu memang sulit, setiap takdir yang kita hadapi terkadang kita sulit menerimanya, meski sebenarnya itu adalah baik untuk kita. Tidak ada yang salah dengan yang Tuhan takdirkan, hanya terkadang kita yang selakamu berburuk sangka dan bekamum bisa memahaminya.
Beberapa waktu lakamu, gw nggak sengaja nemuin video di Youtube. video itu tentang acara semacam get talent / pencarian bakat gitu di Korea Selatan. Dalam video itu ada seorang pemuda 22 tahun yang akan menunjukan bakat menyanyi-nya, tapi yang menarik adalah ketika sebekamumnya dia ditanya sama jurinya tentang riwayat hidupnya.
Dia bercerita bahwa dari umur 12 tahun di sudah berpisah dengan kekamuarganya –alasan tepatnya gw nggak begitu jelas ngerti, makkamum bro subtitlenya bahasa inggris hehe..- , dia hidup dijalanan seorang diri, untuk biaya makan dan pakaian dia jualan permen dan minuman di terminal-terminal ato di tempat-tempat hiburan –kayak pedagang asongan gitu-.
Sudah selama 10 tahun itu dia sebagai single fighter untuk hidupnya –buset struggle banget tu orang ya, hidup sendirian dijalanan, 2 thumbup dah buat dia-. Dia bisa nyanyi, karena dia sering ngeliat para penyanyi show di tempat hiburan, tempat dimana dia suka jajakan jualannya. Dengan melihat para penyanyi tampil, dia belajar sendiri. Dengan keinginan merubah hidupnya yang kuat, dia mampu mewujudkannya sob, ajib bener..!
Gw coba mikir sob, bahwa mungkin dengan kesusahan atau halangan yang menimpa kita sekarang, sebenarnya mungkin itu adalah sarana pembelajaran kita. Bagaimana kita belajar sabar, ngontrol emosi, belajr fokus, ngontrol keingingan-kenginnan yang gak penting, belajar ikhlas, dan yang penting belajar untuk terus mengobarkan semangat mewujudkan mimpi-mimpi kita sob.
Tuhan pernah bilang bahwa “Berdo’alah pada-Ku, maka aku akan mengabulkannya”. Tuhan tak pernah ingkar janji sob, Tuhan Maha Adil.
Tuhan masih memekamuk mimpi kita sob. Tunjukan keseriusan kita kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengijinkan mimpi-mimpi itu menjadi milik kita seutuhnya.
Semangat,,,! ^_^

Make better with a cup of coffee 

I am a person who has an inters in art, writing, technology and social activities. I concern to make some artwork, design an ads and illustration, take a photos, and etc. In writing, i like to write event reports, blog feeds, articles, reviews, content writing and some news features. In technology, i like to combine art and technology like making program, website, animation and other projects. In social activities, i like to analyze the social issue by looking at the phenomenon around, and contribute something useful to society. I can learn fast and I have good communication skills for promotional needs or presentations and can work individually or teamwork. During college, I joined several organizations, committees and communities in the social, environmental and art fields. I always wanted to keep challenging myself and looking for something new so I could develop my passion and my skills to become a more creative and productive person.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar

PERCALAH TUHAN PASTI MEMBANTUMU


Terkadang mungkin dengan kondisi iman gw dan kamu yang masih lemah, kita suka ng’grutu sama Tuhan “Tuhan.. aku nggak pernah nglakuin dosa kayak mereka, tapi hidup mereka kok lancar banget Tuhan, sedangkan hidupku banyak halangannya, kenapa Tuhan.?”, atau kalo lagi galau akut level 10, kita suka bilang : “Tuhan Kau lihat aku selakamu berusaha menjadi baik, berusaha taat, tapi kenapa semua mimpiku sulit terwujud Tuhan..! aku benci hidup yang kau berikan…!”.
Yah.., memahami hidup itu memang sulit, setiap takdir yang kita hadapi terkadang kita sulit menerimanya, meski sebenarnya itu adalah baik untuk kita. Tidak ada yang salah dengan yang Tuhan takdirkan, hanya terkadang kita yang selakamu berburuk sangka dan bekamum bisa memahaminya.
Beberapa waktu lakamu, gw nggak sengaja nemuin video di Youtube. video itu tentang acara semacam get talent / pencarian bakat gitu di Korea Selatan. Dalam video itu ada seorang pemuda 22 tahun yang akan menunjukan bakat menyanyi-nya, tapi yang menarik adalah ketika sebekamumnya dia ditanya sama jurinya tentang riwayat hidupnya.
Dia bercerita bahwa dari umur 12 tahun di sudah berpisah dengan kekamuarganya –alasan tepatnya gw nggak begitu jelas ngerti, makkamum bro subtitlenya bahasa inggris hehe..- , dia hidup dijalanan seorang diri, untuk biaya makan dan pakaian dia jualan permen dan minuman di terminal-terminal ato di tempat-tempat hiburan –kayak pedagang asongan gitu-.
Sudah selama 10 tahun itu dia sebagai single fighter untuk hidupnya –buset struggle banget tu orang ya, hidup sendirian dijalanan, 2 thumbup dah buat dia-. Dia bisa nyanyi, karena dia sering ngeliat para penyanyi show di tempat hiburan, tempat dimana dia suka jajakan jualannya. Dengan melihat para penyanyi tampil, dia belajar sendiri. Dengan keinginan merubah hidupnya yang kuat, dia mampu mewujudkannya sob, ajib bener..!
Gw coba mikir sob, bahwa mungkin dengan kesusahan atau halangan yang menimpa kita sekarang, sebenarnya mungkin itu adalah sarana pembelajaran kita. Bagaimana kita belajar sabar, ngontrol emosi, belajr fokus, ngontrol keingingan-kenginnan yang gak penting, belajar ikhlas, dan yang penting belajar untuk terus mengobarkan semangat mewujudkan mimpi-mimpi kita sob.
Tuhan pernah bilang bahwa “Berdo’alah pada-Ku, maka aku akan mengabulkannya”. Tuhan tak pernah ingkar janji sob, Tuhan Maha Adil.
Tuhan masih memekamuk mimpi kita sob. Tunjukan keseriusan kita kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengijinkan mimpi-mimpi itu menjadi milik kita seutuhnya.
Semangat,,,! ^_^

Make better with a cup of coffee