Hargai Waktu Dan Proses Yang Kita Jalani, Bersyukur, Semangat Dan BerjuangLah...!!!

-->

           Masa sekokah SMA baru saja selesai, semua kenangan-kenangan yang manis terbayang kembali. Dan gw sadar bahwa semuanya akan dan harus berlalu. Terkadang ada perasaan sayang akan kenang-kenangan tadi,seolah-olah gw takut pada masa depan, berjalan berdampingan dengan masa kini dan masa lampau terasa nikmatnya. Tetapi gw mempunyai keprcayaan bahwa kemarin, kini, dan esok, semua yang telah terjadi,dan yang akan gw lakukan. Gw percaya bahwa tuhan telah mengaturnya.
Ada suatu waktu dimana banyak banget pelajaran hidup yang akan kita alami. Mulai dari kita harus bersaing dengan jutaan sperma-sperma yang berjalan jauh dan melelahkan agar sampai ketempat dimana sel telur berada, lalu kita bersaing untuk menembus dinding sel telur yang sangat tebal. Belum lagi setelah kita berhasil kita juga harus berjuang untuk tumbuh sempurna didalam rahim ibunda kita. Belum lagi setelah kita dilahirkan didunia, kita harus belajar untuk merasakan dinginya dunia yang akan kita jalani.
Kita juga harus mulai belajar untuk mengurus diri kita sendiri dengan adanya bimbingan dari orang tua kita yang selalu terus mendukung kita dari mulai belajar berjalan, belajar untuk makan sendiri, untuk mandi sendiri sampai kitapun harus belajar mengikat sepatu kita sendiri. Itu semua perlu waktu dan proses,tetapi dari kita kadang melupakan waktu-waktu dan proses luar bisa yang pernah kita lakukan pada waktu itu.
Kita hidup itu melewati beberapa proses sob, dulu kita harus belajar dibangku kelas satu sd apa bila kita ingin naik ketingkat diatasnya kita harus berjuang lagi untuk bisa naek kekelas berikutnya. Semua itu ada waktu dan masanya sendiri-sendiri, ada masa dimana kita sangat membutuhkan kehangatan kasih sayang dan bimbingan dari bapak dan ibunda kita.
Ada masa kita disuruh untuk berangkat kesekolah sendiri belajar bersosialisasi dengan teman-teman kita tanpa ada bantuan dari orangtua kita. Kita disuruh dan dipaksa untuk mengenal lingkungan baru dan orang baru. Memang dikala waktu itu sangat menyebalkan dan tidak mengenakkan, membuat kita tersiksa. Tetapi sadarkah kita...? dimasa inilah kita melalui masa dan proses untuk belajar menjadi manusia .
Pada waktu itu, umur kita masih sangat muda, kita manganggap orang tua kita jahat, sebenarya mereka hanya ingin kita berjuang dan menjadi kuat dikamudian hari. Kita juga akan menjalani masa dimana kita akan sulit untuk mengontrol amosi kita, dimasa ini kita disebut sebgai remaja.
Dimasa ini kita akan sering merasa jenuh dengan keadaan rumah dan keluarga, kita menghabiskan waktu kita bersama teman-teman kita. Diwaktu ini kita akan rentan dengan namanya pergaulan, kita harus belajar untuk membedakan mana yang baek dan yang buruk bagi kita.  Yang seharusnya keluarga adalah bagian terpenting bagi kita, tetapi kita waktu remaja malah mengenggapnya hal yang aneh.
Setelah kita melewati masa remaja kita akan tiba dengan masa yang sangat berat  didalam kehidupan seorang manusia, yaitu masa dimana kita harus dilepas oleh kedua orangtua kita, kita harus melakoni jalan hidup kita, kita harus jauh dengan orang tua dan keluarga kita. Disinilah masa kita harus belajar untuk menjadi kuat, belajar untuk mencukupi kebutuhan hidup kita.
Cantohnya seperti 3 bulan belakangan ini, gw benenr-bener banyak belajar dan mendapatkan pengalaman baru. Setelah ujian gw mencoba untuk belajar bekerja disebuah cafe menjadi tukang cuci piring dan menjadi penjaga rental kaset film. Gw juga belajar untuk merantau ke kota jogja walaupun Cuma 3 hari sih heheh itu pun dompet gw di copet tepatnya dijalan malioboro, tanpa uang saku gw terpaksa membantu temen gw ngamen dibus dengan tujuan pulang ke solo tanpa membayar hehehe.
Terus dilanjutin gw diajak ke ibu kota jakarta, diibukota gw belajar menjadi pengusaha bakso dan mie ayam, plus menerapkan ilmu parkir yang diajarkan disekolah gw heheh. Terus dilanjutin gw harus hidup sendiri dikotsan, gw harus belajar dengan rajin dan bersungguh-sungguh agar bisa merubah masa depan gw agar lebih baek.
Gw bener-bener merasakan kelaparan karena kagak makan seharian, gw  belajar prihatin ngirit ngirit uang saku selama berada disana. Setiap kali gw makan gw keinget ibunda mulu, setiap mau tidur keinget keluarga, setiap masuk kostsan keinget bapak yang bekerja jauh sendirian merantau dikalimanatan.
Mungkin perjuangan seperti ini yang dialami oleh bapak-bapak kita semasa mudanya, kerinduan yang mendalam kepada keluarga dan ketidak nyamanan jauh dari rumah membuat kita lebih kuat untuk menghadpi hidup kita masing-masing.
Jadi buat sobat-sobat yang belm merasakan merantau atau yang masih berada didekat keluarga dan dirumah, bersyukurlah, nikmati waktu dan masa kalian selama dirumah, sayangi dan hormati orang tua kalian lakukan hal yang positif dan bermanfaat. Latih diri kalian untuk terbang menggapai impian kalian, bermimpilah memandang masa depan kalian, bersemangatlah untuk mencapainya, dan berjuanglah.

Nb : tumben gw bisa ngomong bener, hehehe kalo gw sedang galau gini biasanya sisi bijaksana gw muncul. Hmm sebenernya gw mau nyeritain masa sma gw tetapi tangan gw malah curhat banyak banget kaya gini. Haduh...

yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »