Muda Beda Dan Berbahaya, Base Ball Heroes



              Baseball Heross, hmm ndenger nama nya adja udah keren. Nah ini cerita keluarga ku dibandung(griya mahasiswa, karena kemaren hari selasa tanggal 11 Desember 2012 keluarga ku pada maen baseball untuk pertama kalinya di griya ini. Jadi pada hari Minggu ini ada waktu luang dan kakak senior pada ngajakin maen baseball di lapangan kampus ITTelkom. Sebenernya sih putra males benget karena cuacanya tidak mendukung hujan gerimis gitu.
Karena putra itu kalo kena are hujan takutnya entar dimarahin bunda, dan ntar takutnta atit(maklum bahasa anak allay nggak kuat nahan hasrat allaynya). Hehhe oke kembali ke topik. Karena menerobosin temen2 yang laen yang masih nyantai2 dikamarnya pada ngangetin diri(meluk panci penggorengan), jadi molor deh waktu maennya.
Setelah semua temen-temen keluar dari sarangnya, putra sekeluarga bareng2 berangkat maen baseball diIT Telkom. Dijalan buset dah nie kakak2 senior jalannya kaya orang mau tawuran, pada sok berani jalan didepan kaya jagoan haus tawuran(jalanya kaya orang baru kesunat). Sesuai dengan jargon keluarga kami, “MUDA, BEDA DAN BERBAHAYA”.
Oke menurut putra sih jargon itu terlalu waw deh.
Muda, hmmmm perasaan nie kakak senior pada tua2, Beda..?, hmmm mungkin ini masuk akal, Berbahaya..??? hmmm ini nie yang dari dulu putra bingungin. Muka pada unyu2 dan imut2 gini berbahaya dari mana nya coba. Hmmm bentar2 ohhh mungkin berbahaya kalo lagi lapar. Dan sedang melihat makanan enak pasti pada beringas-beringas, ganas, brutal dan bahkan sampai pada tawuran(anak kost banget).
Muda Beda dan Berbahaya
Setelah berjalan dengan style geng yang mau tawuran sampai lah dilapangan kampus IT Telkom, walau pun sempet jadi pusat perhatian karena sepanjang jalan warga2 sekitar pada melihat kami. Setelah itu yang pertama kali kami bikin adalah base nya, dan membagi menjadi 2 team.
Dan memusyawarahi peraturan cara mainnya, kalo dibilang baseballya nggak juaga kalo dibilang kasti hmmm juga nggakk. Jadi ini adalah peraturan perkawinan antara kasti dan baseball. Lalu main lah kita dengan penuh semangat dan kotor2an. Di tengah pertandingan situasi memanas karena perseteruan antar pemain tentang membahas peraturan yang bisa dibilang labil.
Mas hanung dan mas muklislah yang berseteru tentang peraturan yang mereka buat sendiri. Hmmm tapi itu tidak mengurangi keasikan main baseball kali ini. Disini yang putra bisa buat homerun sampai 2 kali, hebat nggak...???  dan kami main sampai magrim menjelang dengan kemanangan timnya mas hanung, dengans skors 19-16. Kali ini putra emang kalah tapi lain kali jangan harap bisa menang. Hehehheheh (keselang tongkat baseball).
Pulangnya, bukan mas hanung namanya kalo nggak ngejahilin orang, yup kejahilan pertamanya adalah abrory. Setelah ada aba2 dari mas hanung abrory ditangkap dan diangkat bareng2, menuju tiang gawang terdekat dan lalu dibuka kedua kakinya dan digeseklah tititnya abrory di tiang tersebut naik danturun. Hahahha sampai abrory teriak2 nggak karuan.
Setelah memperkosa abrory mas hanung belum puas, dan diberi aba2 kedua yaitu korbanya adalah rizkhi, dia ditangkap dan digitong lalu digesek lah tititnya di tiang rambu2 lalu lintas parkir, nasib rizkhi tidak sebaik abrory, rizkhi digesek didepan umum, dan sontak orang2 disekitar kawasan tersebut tertuju kepada kami.
Mudah-mudahan kejadian yang memalukan ini tidak tersebar di kampus, dan nama baik rizkhi bisa terjaga dengan baik, dan rizkhi berdoa semoga besok dia tidak masuk koran kampus karena kejadinan memaluklan tersebut, dan tidak menjadi branding topik di PolTek(politehnik Telkom).
Karena putra takut menjadi korban selanjutnya putra menjauh dari mas hanung. Putra lari duluan sampai ke rumah(griya mahasiswa), langsung kami berebut kamar mandi.. untuk membersihkan badan. Dan lengkaplah sudah kegiatan kami kali ini. Dan maaf karena photo dibawah bukan basebal hari ini tapi waktu hari selasa kemaen, habis hujan sih jadinya pda nggak bawa photo.
MAs fadli, itu kalo nggak straike ya foul

itu kenak nggak mas..?

team baseball abal2

yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »