Hialng Waktu

Hilang Waktu

Pada sebuah embun
Pada mentari pagi
Pada sebuah dermaga
Bahkan dibawah kolong dunia
Aku mencarimu diantara buku-buku yang bertumpuk
Diantara mesin-mesin waktu
Diantara ranjang yang berbau mimpi
Hanya asa yang kutemu

Diantara puing-puing reruntuhan kotamu
Aku berfikir dapat menemukan serpihan kenangan
Kurasa aku telah kehilangan waktu
Berabad-abad peradaban tak kembali
Aku telah jauh ditinggalkan
Setelah duniaku kau bius menjelma kedalam jaring-jaring waktu
Dan terjebak didalamnya
Yang tak pernah menyediakan waktu untuk kubeli

Sragen, 5 mei 2012



@Koesoemapoetera 
Ikusuma putra

yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »