Kekalahan Adalah Sebagai Pecut Untuk Lebih Baik Lagi...Lagi...dan Lagi.

Eh, udah lama nggak curhat di blog hehheh. Cuma lagi nggak ada yang menarik untuk diceritakan plus 2 mingguan ini Cuma itu-itu aja kegiatan putra, begadang tidur saat adzan subuh, bangun adzan luhur, kuliah pulang, trus internetan, makan. Yah gitu-gitu adja.
Tak selamanya kita akan ada di atas
Tapi hari ini beda coy, karena ada pertandingan futsal nerusin pertandingan di kompetisi liga daerah, ini pertandingan ke 3 kami, 2 pertandingan sebelumnya kami membabat habis musuh-musuh kami dengan skor cuup jauh, tapi malam GMFC akan ditantang tim diposisi kedua coker fc.
Ya, kalo dilihat dari skill, permainan, dan pengalaman, GMFC jauh lebih unggul dari coker fc, sebab para pemainnya memiliki catatan baik di daerah asal mereka dan ditim sekolah/kampus mereka. Hmmm tapi nggak tahu ini hawa-hawa sebelum pertandingan dimulai sudah nggak enak, GMFC memiliki masalah, kami kekurangan pemain, karena banya anggota tim nggak ada digriya.
Sampai sholat magrib selesai kami masih mencari-cari anggota untuk bertanding malam ini, yang ada Cuma putra, yoku, mas yusuf, mas hadi. Yang lain entah pada kemana, dimana dan sedang ber buat apa ? *hehehe kaya lagu aja ya hahahah*. Tak lama kemudian rossid datang, dia dari kampus sedang ada pertandingan utsal tim kelasnya, dan melakukan sparing lagi, gila aja tu anak mau bertanding, malah maen futsal dulu dua pertandingan sekaligus, jadi malam ini pertandingan ke 3nya untuk hari ini.
Setelah itu kami langsung berangkat saja kelapangan takut WO, g lucu dung kalah WO. Setelah di lapangan menunggu agak lama akhirnya mas idam datang, dan kami hanya 6 orang (mas hadi, yoku, Rossid, Mas idam, Mas yusuf dan aku’putra’) dan yang 5 lagi sedang ada urusan masing-masing, si rafif dia pulang ke bekasi, mas riza pulang kebogor, mas rifki dia latian untuk persinas.
Coker Fc membawa 12 pemain. Plus tim GMFC lagi nggak dalam peformanya mas hadi kebawa emosinya, rossid kecapean, yoku cidera kakinya, mas idam kecapean, dan tangan kiriku cidera, akubat pertandingan terakhirku. Walau pun sempat memimpin dalam permainan dan mengusai bola, kami belum bermain yang terbaik yang kami punya.
4 gol bola bersarang digawang putra, seharusnya putra bisa menepis bola-bola enteng itu, gol-golnya yang sepele. Dan peluit panjang mengakhiri pertandingan dengan skor 4;3. Yah kami harus merasakan kalah sekali-kali agar kami tersadar jangan meremehkan musuh sekecil apapun, dan putra yakin allah itu maha tahu segalanya. Mungkin ini adalah pemanis untuk kemenangan selanjutnya.
Allah memberi kekalahan buat kami agar kami bisa bermain lebih dan mengeluarkan yang terbaik yang kami punya disetiap pertandingan yang akan datang. Walau pun sudah lolos grup pertandingan malma ini nyesek juga. karena Kalah dikandang sendiri plus nggak mengeluarkan permainan ter baik kami Hmmmmm tetep semangat GMFC, tunjukan Taringmu dan keganasanmu dipertandingan selanjutnya.
GMFC !!!
“MUDA BEDA DAN BERBAHAYA...!!!”

NB :  Oh iya ketinggalan
“ tak selamanya kita akan ada diatas, suatu saat roda pasti akan berputar, jadi rendah diri dan jangan sombong(meremehkan lawan)”
                                                                 -prof. Putra-

yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »