Penghambaanku padaMU ya Rab


Hamba kembali menghadapmu ya Allah
bersama ribuan ayat sucimu, diatas lembaran sajadah panjang ini
lidah hamba terbata-bata, tapi mata dan lantai ini terus menujumu
jangan palingkan wajahmu, jangan palingkan wajahmu dari ya rab
engkaulah satu-satunya arahku saat ini, wahai sang penguasa hari akhir

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu akbar.
wahai Rab ku, janganlah berjarak denganku
engkau yang tak terhingga, kuasaMU yang membuatku berputus asa
kecuali Engkau yang menuntunku, melewati huruf demi huruf firmanMU


Tabir tujuh lembar langit tak mampuku tembus kecuali
doa-doa penuh harap yang diterbangkan malaikat-malaikat Mu
sampaikan doa-doa ku pada Mu.
Seandainya ada puncak yang lebih tingggi dari sujud ini
tentu hamba naiki tapi Engkau hanya menetapkan sujud ini sebagai puncak
penghambaanku maka jangan Engkau minta lebih dariku untuk Mu hamba.
Tak berani kutanyakan menangkah hamba kalahkah hamba
hamba yang terus mencari Mu mencari ridho Mu dalam gelapnya harapan.

Kutinggalkan dunia yang menjadi karunia Mu ku tinggalkan ke khalifahan
yang Kau amanahkan kulupakan nama dunia yang menjadi bebanku selama ini
ku ingat hanya nama Mu, nama Rasul Mu dan nama ibuku mana kaki Mu
yaa Allah Laa ilaha illallah Muhammad darosulullah,
Laa ilaha illallah Muhammad darosulullah,

Laa ilaha illallah Muhammad darosulullah.

yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »