Aksi 21 Mei 2015, Mengingatkan Penguasa Atas Musibah Negeri Ini




Hari ini adalah hari dimana semua mahasiswa seluruh mahasiswa yang tergabung dalam alliansi BEM SI akan berkumpul didepan istana Negara untuk menuntut bapak presiden yang terhormat Jokowi untuk memperingati 17 tahun reformasi Indonesia. Dengan semangat 45 kita dari bandung pukul 6 pagi berkumul di depan LC untuk berangkat kejakarta. Sampai dijakarta pukul 11 kami tiba di masjid istiqlal, setelah istirahat sebentar dan persiapan, lalu temen-teman red border bersama-sama dengan teman-teman dari bandung yaitu universitas Polban(politeknik bandung), dan teman-teman dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia).

Bukan hanya kami saja yang dari bandung, namun banyak teman-teman mahasiswa jauh-jauh dari bali, makasar, Kalimantan, sumatera berkumpul menjadi satu sekitar 2000 mahasiswa membawa semangat dan aspirasi untuk memperjuangkan hidup rakyat kecil yang tertindas oleh kebijakan pemerintah rezin jokowi yang se’enaknya menakkan harga BBM. Aksi berjalan dengan damai sampai saat pukul 2 siang, presma dari 50 universitas bersama-sama untuk masuk kedalam istana merdeka untuk berdiskusi dengan Mensesneg untuk membuat janji dengan presiden jokowi agar mau menemui mahasiswa untuk diskusi public.
Namun kami menunggu rekan-rekan kami hampir 2 jam tanpa kabar, massa pun hampir tidak dapat terkendali untuk menerobos masuk menjemput rekan-rekan kami yang ada didalam istana untuk melloby bertemu dengan jokowi, akan tetapi sayang jokowi saat itu tidak ada didalam istana, namun sedang berada dijawa timur untuk mengadakan blusukan. Dan dijawa timur pun, menggelar aksi untuk menunjukkan sikap kekecewaan rakyat Indonesia yang terluka kepercayaannya kepada janji-janji jokowi yang tidak kunjung menuai ditepati.
Berada ditengah-tengah Massa Aksi
Akhirnya pukul 5 sore rekan-rekan kami keluar dengan ditemani oleh pak luhut sekalu sekertaris Negara, menjanjikan bahwa presiden jokowi bisa menemui rekan-rekan mahasiswa pada tanggal 25 mei 2015 untuk berdiskusi terbuka, dan akan ditayangkan oleh seluruh stasiun TV nasional. Mendapat kepastian bertemu dengan presiden untuk menyampaikan aspirasi rakyat, rekan-rekan mahasiswa akhirnya pulang dengan rasa senang karena mendapat hasil setelah seharian panas-panasan dibawah terik matahari..
Hidup Mahasiswa…!!!

yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »