Resensi Novel Tere Liye - Hujan

Judul                   : Hujan
Penulis                : Tere Liye
Penerbit              : Gramedia
Cetakan              : 1, Januari, 2016
Tebal                  : 320 Halaman


Novel HUJAN ini memang istimewa. Tema yang diusung gak sesederhana tema novel romantis kebanyakan. Porsinya tak hanya untuk seputar cinta remaja melainkan ada bumbu-bumbu ilmiahnya. Kamu pernah nonton film divergent atau hunget games? Nah kurang lebih seperti itu latar belakangnya. Masa depan dengan teknologi mutakhir dan kehancuran gitu. Pas pertama kali baca mungkin akan sedikit membosankan (mungkin karena saya gak terlalu suka bacaan ilmiah mungkin ya? hehe) tapi semakin dibaca kok semakin asik. Serius. Penggambaran tere liye tentang teknologi dan penjelasan ilmiah lainnya dibuat sederhana tapi bener-bener membuat pembacanya mengerti.
Tokoh yang diusung tidak terlalu banyak. Tokoh utamanya bernama Lail, perempuan yang menjadi yatim piatu karena bencana alam yang tejadi kala itu. Ada kepedihan yang terasa ketika perempuan berusia 13 tahun menyaksikan sendiri ibunya yang tidak selamat. Lail nanti akan menjadi perawat. Nanti juga akan ada tokoh Esok, Maryam, dan Claudia.

Dalam novel ini kamu akan merasakan bagaimana rasanya harus tegar ketika ditempa masalah, melangkah maju ketika masalah begitu berat, dan rasanya jatuh cinta. Ada rasa ketika rindu bertemu pasangan, bertemu kembali setelah sekian lama tidak bertemu, dan cemburu. Yang pernah atau sedang remaja mungkin akan tersenyum melihat tingkah Lail. Imajinasimu benar-benar akan dibuat terbang oleh Tere Liye.
Kalau kamu baru pertama kali membaca buku dengan tema science-fiction ini, mungkin kamu akan suka dengan tema itu karena Tere Liye. Setiap novel yang dibuat tere liye selalu menghadirkan kejutan bagi penggemarnya. Tema dari setiap novel yang dibuat selalu berbeda dan membawa rasa baru sehingga pembaca akan terkejut dibuatnya.
Terima kasih untuk tere liye yang sudah membuat karya hebat. Semoga makin banyak penulis sepertimu.. Bagi kalian yang sudah pernah atau baru membaca karya Tere Liye ini maka kalian wajib untuk membaca novel hujan ini. ^_^


yang mampumenggambarkan kehidupan gw cuma puisi nya chairil anwar Aku (Chairil Anwar) Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 komentar

komentar
23 Januari 2016 09.36 delete

Seasik benteng digitalkan sainsnya?

Reply
avatar
25 April 2016 08.20 delete

Teryata aq baru tau km itu ... Hebat imanda tulisanmu ....tak baca semua.. Paling suka pas tulisan jaman SMA...

Reply
avatar